Soal-Jawab Induksi dan Deduksi

1. Dalam urutan sebab-akibat, penulis memulai proses kreatif menulis  dengan membicarakan permasalahan yang menyebabkan terjadinya masalah yang lain. Jelaskan pernyataan tersebut!

Jawab:

Paragraf sebab-akibat adalah salah satu jenis dari paragraf induktif. Dalam paragraf sebab-akibat hubungan antara keduanya dikemukan secara khusus yani diawali dengan mengungkapkan fakta-fakta khusus yang menjadikan penyebab masalah dan terus mengalir sampai akhirnya bertemu kesimpulan yang menjadi akibat dari sebab-sebab sebelumnya.

2. Deskripsi merupakan sebuah karangan yang mengajak pembacanya untuk dapat mendengar, melihat dan merasakan secara langsung. Jelaskan pengertian deskripsi dan uraiakan pernyataan di atas disertai contoh yang jelas!

Jawab:

Karangan deskripsi disebut karangan lukisan atau gambaran tentang sesuatu hal. Hal yang digambarkannya itu dapat berupa sifat, tingkah laku, keadaan tempat, keadaan perasaan seseorang dan lain-lain.

Lukisan dalam deskripsi harus diusahakan sedemikian rupa agar pembaca seolah-olah melihat sendiri apa yang kita lukiskan tersebut. Deskripsi menggunakan pengalaman indera penulis (pengalaman pendengaran, penglihatan, perasaan dsb.) untuk dituangkan dalam karangannya sehingga pembaca seolah-olah ikut merasakannya ketika membaca karangan tersebut.

Contoh Karangan Karangan Deskripsi:

Badrul turun tangga dengan tangan memegang perut. Tampaknya dia berusaha menahan sakitnya perut yang keroncongan. Setelah sampai di ruang dapur ia pun berjalan menuju kulkas dengan wajah penuh sumringah. Tapi tak lama, wajahnya berubah cemberut, ketika dia buka pintu kulkas. Coklatnya telah hilang dari tempatnya.

3. Dalam bab pertama pendahuluan dari sebuah laporan meliputi perumusan masalah yang hendak dipaparkan dalam laporan. Buatlah ide penelitian dan tulis perumusan masalah secara jelas.

Jawab:

APLIKASI SOFTWARE REMAINDER IBADAH BAGI MUSLIM SELAMA SETAHUN

LATAR BELAKANG

Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Kebutuhan masyarakat untuk urusan spiritual di negeri ini sangatlah tinggi, terutama masyarakat Muslim yang merupakan komposisi masyarakat terbesar. Dalam era kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini, tentunya kebutuhan yang menunjang spiritual akan meningkat juga. Teknologi informasi khusus muslim yang beredar di masyarakat sekarang ini dirasa sangat kurang, kalaupun ada, teknologi itu sebagian besar didominasi dari produk buatan luar negeri.

Salah satu kebutuhan khusus untuk Muslim Indonesia adalah software remainder. Kebutuhan akan software semacam ini sangatlah penting bagi Muslim Indonesia pada khususnya dan Muslim dunia pada umumnya karena kegiatan ritual peribadatan kaum Muslim meliputi ibadah harian, pekanan, bulanan, dan tahunan serta bahkan ibadah dalam periode khusus, misalnya tiap terjadi gerhana baik bulan atau matahari. Ada juga ibadah mutlak yang bisa dilakukan setiap saat, kapan saja.

Kebutuhan akan software remainder ini tidak hanya sebatas software pengingat waktu, melainkan juga pengingat tata cara peribadatan, atau dalan istilah Islam adalah Fikih. Hal ini penting juga terutama untuk peribadatan yang periodenya lama.

BATASAN MASALAH

Penelitian ini akan membatasi pada masalah software remainder bagi muslimin yang di dalamnya terdapat fitur-fitur: pertama pengingat hari-hari raya, hari-hari khusus dalam sepekan, sebulan, setahun. Kedua artikel-artikel berkaitan dengan kejadian hari-hari yang dimaksud. Ketiga fitur fikih-fikih atau pelajaran aqidah mengenai hari yang dimaksud. Keempat fitur kastemisasi (preferensi) user untuk hari khusus mereka. Kelima fitur doa-doa berkaitan dengan hari dimaksud. Keenam fitur jadwal waktu sholat, bacaaan dalam sholat, doa, arah kiblat, dst. dan terakhir fitur pesan-pesan random tentang ayat-ayat Alquran dan hadits-hadits pilihan.

RUMUSAN MASALAH

Pembuatan aplikasi software remainder ibadah bagi muslim selama setahun.

Selesaikan soal silogisme di bawah ini :

4.  a. Premis My : Semua negara di Asia Tenggara yang sedang berkembang tergabung   dalam ASEAN

Premis Mn  : Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang di Asia

b.   My : Beberapa nelayan memiliki perahu bermotor

Mn : Beberapa tengkulak memiliki perahu bermotor

Kesimpulan yang dapat diambil dari premis diatas adalah……

Jawab:

a. konklusi: Sebagian negara berkembang di Asia tergabung dalam ASEAN.

b. konklusi: Beberapa tengkulak adalah nelayan.

5.   a. Karena kakak mengidap penyakit maag, maka kakak tidak boleh makan makanan yang asam.

b. Karena mengidap penyakit lever, ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak.

Jelaskan pernyataan kalimat di atas dalam konsep berpikir induktif!

Jawab:

Kedua kalimat di atas adalah salah satu bentuk dari kalimat penalaran induktif jenis generalisasi. Dalam penalaran generalisasi dilakukan dengan mengemukakan hal-hal khusus lalu menarik kesimpulannya secara umum. Kalimat ” Karena kakak mengidap penyakit maag” dan ” Karena mengidap penyakit lever” adalah bentuk khususnya, sedangkan bentuk umumnya adalah: ” maka kakak tidak boleh makan makanan yang asam” dan ” ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak”

6. Misalnya Anda mengemukakan gagasan bahwa tinggal di daerah kumuh tidak baik bagi kesehatan. Gagasan yang dilengkapi dengan keterangan dan informasi ini menggunakan metode  induktif.

Rancang latar belakang, lingkup permasalahan dan  tujuan penelitian pada ide tersebut!

Jawab:

Latar Belakang

Meningkatnya jumlah penderita penyakit demam berdarah di daerah sekitar sungai Ciliwung sekarang ini tidak lepas dari kondisi lingkungan yang tidak sehat, ditambah lagi kondisi musim hujan yang cukup lama akhir-akhir ini. Berbagai usaha telah dilakukan oleh pemerintah baik secara langsung ataupun tidak.

Pemerintah telah berupaya mendidik masyarakat melalui berbagai iklan di media untuk menyadarkan akan bahayanya penyakit ini dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi penyakit ini.

Tidak hanya sampai di situ, pemerintah melakukan upaya pembasmian terhadap sarang-sarang nyamuk, baik lewat pengasapan, penyemprotan atau kerja bakti mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang bagi nyamuk tersebut.

Semua usaha pemerintah itu tampaknya sia-sia saja, karena selama ini budaya dan perilaku masyarakat yang sangat bertentangan dengan upaya pemberantasan sumber-sumber atau sarang-sarang penyakit. Budaya membuang sampah di sungai dan di sembarang tempat telah menciptakan lingkungan kumuh yang sarat dengan potensi bibit-bibit penyakit.

Diperlukan sebuah usaha yang keras dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah mengurangi sampah yang dibuang ke sembarang tempat. Usaha yang dilakukan adalah menjadikan sampah sebagai komoditi yang menghasilkan pendapatan bagi masyarakat sehingga bisa menolong masyarakat di daerah sekitar sungai Ciliwung dalam dual hal sekaligus yaitu meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi kekumuhan daerahnya.

Bentuk usaha yang dilakukan adalah mendirikan bank-bank sampah di sekitar daerah sungai Ciliwung. Masyarakat sekitar bisa ”menabung” sampah yang sebelumnya (diharuskan) terpilah ke bank sampah dan mereka akan mendapatkan kredit dalam bentuk buku tabungan yang bisa diuangkan dalam periode tertentu. Dan juga masyarakat bisa berperan dalam pengolahan sampah menjadi produk-produk berguna.

Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini adalah manajemen pengelolaan bank sampah dan usaha-usaha yang dilakukan untuk mendidik masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan bank sampah di lingkungan mereka.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan yang sehat dan pengelolaannya sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga, sehingga diharapkan masyarakat bisa peduli dengan program ini.

7. Identifikasi kesalahan pada pernyataan di bawah ini dalam konsep berpikir deduktif!

a. Semua pelaku kejahatan adalah korban rumah tangga yang

b. Saya tidak pandai berenang. Hampir semua anggota keluarga saya tidak dapat berenang.

Jawab:

a. pernyataan yang pertama menyampaikan hal yang umum kemudian menarik kesimpulan secara umum pula, hal ini bertentangan dengan kaidah penalaran deduktif yang diawali dengan pernyataan yang bersifat umum, kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat khusus.

b. pernyataan yang pertama bersifat khusus dan disimpulkan dalam pernyataan kedua dengan pernyataan yang bersifat umum, tentu saja ini bertentangan dengan pola penalaran deduktif seperti yang telah dijelaskan pada point a di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s